Ini Penyebabnya Dulu Bisnis Laku, Tapi Sekarang Tidak

/, ARTIKEL, BERITA TERBARU/Ini Penyebabnya Dulu Bisnis Laku, Tapi Sekarang Tidak

Ini Penyebabnya Dulu Bisnis Laku, Tapi Sekarang Tidak

Untuk membuka sebuah bisnis dan mengelolanya bukan hal yang mudah. Dibutuhkan sebuah usaha dan strategi agar dapat bertahan dan berkembang. Apalagi dizaman serba teknologi pertumbuhan bisnis berkembang dengan pesat dan persaingan pun semakin ketat. Dampak positifnya sekarang mengelola bisnis menjadi lebih mudah dengan kehadiran teknologi yang canggih.

Baca Juga :

Accurate Online Software Ringan Untuk Pembukuan Toko

Untuk urusan keuangan bisnis kamu pun dapat mempercayakannya kepada platform pembukuan Accurate Online. Karena software berbasis cloud dan berbahasa Indonesia yang dilengkapi dengan berbagai macam fitur yang sesuai dengan kebutuhan bisnis kamu.

Proses pembuatan laporan keuangan, mengurus utang piutang, pajak, dan masalah finansial lainnya bisa diselesaikan secara praktis.

Sistem server Accurate Online yang bertingkat akan mengamankan data-data penting dari risiko hilang atau rusak. Sehingga waktu kamu tidak hanya habis untuk mengurusi masalah pembukuan dan operasional perusahaan. Kamu punya waktu lebih untuk membuat inovasi-inovasi dalam mengembangkan produk atau bisnis kamu lebih maju lagi.

Namun, banyak hal lain di luar masalah finansial yang juga membutuhkan pengelolaan serius. Salah satunya adalah omset bisnis. Banyak pebisnis yang merasakan masa kejayaan dan meraih omset bisnis besar di masa lalu. Sekarang, bisnisnya malah mengalami kemerosotan dan bisa dikategorikan tidak laku. Sebenarnya apa yang terjadi? Yuk langsung saja kita ulas, yang sudah dirangkum oleh SolusiUKM, penyebabnya apa saja.

Tidak Ada Inovasi Bisnis yang Besar

Semua bisnis harus melakukan inovasi secara berkesinambungan. Karena inovasi tersebut membuat pelanggan tak mudah bosan dengan jasa atau produk bisnis Anda. Bukan hanya produk-produk rumah tangga yang harus berinovasi.

Produk lain yang diperuntukkan bagi kebutuhan industri pun harus berkembang dari segi teknologi. Kalau bisnis Anda tidak berinovasi, maka cepat atau lambat para pelanggan Anda akan berpaling kepada kompetitor.

Kompetitor Bisnis Lebih Menarik

Baca Juga :

Ini Loh 7 Trik Mencegah Pelanggan Lari Ke Toko Sebelah

Persaingan bisnis memang semakin ketat selama beberapa tahun terakhir. Kemungkinan besar omset bisnis Anda ikut tergerus oleh kehadiran kompetitor baru. Karena biasanya kompetitor yang merupakan pendatang baru sering menawarkan sejumlah benefit menggiurkan bagi calon pelanggan. Kalau Anda tidak mampu menyaingi kompetitor bisnis, kemungkinan besar bisnis Anda akan semakin sepi dan omset pun menurun.

Tidak Membangun Personal Branding secara Maksimal

Personal branding merupakan hal penting dalam berbisnis. Bisnis Anda harus memiliki personal branding yang kuat agar mudah diingat khalayak ramai. Saat ini, semua bisnis berlomba-lomba membangun personal branding secara konsisten melalui beragam cara, termasuk media sosial.

Bisnis Anda pun tak boleh ketinggalan membangun personal branding. Jelaskan mengenai target pasar dan manfaat yang bisa Anda berikan kepada para pelanggan. Konsep personal branding yang istimewa akan menjadi ciri khas yang membedakan bisnis Anda dengan bisnis lainnya.

Kurang Promosi

Baca Juga :

Alasan Pelaku Bisnis Harus Mengikuti Tren Generasi Z

Memanfaatkan Instastory Instagram Untuk Mendukung Kesuksesan Bisnis

Sama seperti personal branding, promosi bisnis adalah hal yang harus dilakukan terus-menerus. Supaya para pelanggan terus mengingat keberadaan bisnis Anda. Maka bisnis Anda pun tak kalah saing dengan kompetitor. Anda wajib menentukan cara promosi yang tepat untuk bisnis Anda.

Misalnya bisnis yang menargetkan generasi milenial lebih cocok dilakukan melalui media sosial. Sedangkan bisnis dengan target para eksekutif muda bisa di iklankan di radio. Karena mayoritas eksekutif muda mengendarai mobil pribadi dan sering mendengarkan radio ketika berkendara. Proses promosi yang efektif akan membuat bisnis Anda senantiasa diingat masyarakat.

Harga Produk atau Jasa Terlalu Mahal

Ketika belum banyak kompetitor sejenis, bisnis Anda mungkin berjaya dengan harga produk atau jasa yang mahal. Namun, hal tersebut tidak berlaku lagi sejak banyak kompetitor di bidang yang sama. Harga mahal yang tidak sebanding dengan kualitas akan membuat bisnis Anda ditinggalkan pelanggan.

Oleh sebab itu, Anda harus mengetahui standar harga yang ditetapkan kompetitor bisnis. Sehingga Anda bisa menentukan harga baru yang kompetitif tanpa mengabaikan margin keuntungan bisnis. Persaingan harga memang menjadi salah satu cara paling efektif untuk meraih hati pelanggan.

Tak perlu berkecil hati bila bisnis Anda sedang mengalami penurunan omset. Pasang surut bisnis memang selalu ada. Anda hanya perlu melakukan yang terbaik demi memaksimalkan omset bisnis. Perbaikan berkesinambungan adalah cara terbaik untuk memenangkan persaingan pasar yang ketat.

By |2019-07-29T05:54:00+00:00July 29th, 2019|ACCURATE ONLINE ( AOL ), ARTIKEL, BERITA TERBARU|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment