Contoh Akuntansi Sederhana Untuk Bisnis Skala Kecil (UMKM)

Contoh Akuntansi Sederhana Untuk Bisnis Skala Kecil (UMKM)

By |2020-06-24T06:57:57+00:00Juni 11th, 2020|ACCURATE ONLINE ( AOL ), ARTIKEL, BERITA TERBARU|0 Comments

Peran akuntansi dalam dunia bisnis sangat penting karena merupakan modal dasar bagi seorang pebisnis agar perhitungan keuangan lebih tertata. Akuntansi sendiri juga telah disebut “bahasa bisnis”untuk  mengukur hasil kegiatan ekonomi dalam organisasi dan menyampaikan informasi ini kepada berbagai pihak, termasuk investor, kreditor, manajemen, dan regulator.

Banyak orang yang belum mengetahui peran akuntansi dalam dunia bisnis. Padahal, akuntansi memiliki peranan yang cukup penting yang digunakan untuk memperoleh informasi kuantitatif yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :

Memahami Akuntansi Perisahaan Dagang Lebih Mudah

Akuntansi juga dapat memecahkan permasalahan bisnis dengan menentukan keputusan yang secara adil. Seperti halnya dalam menghitung gaji pegawai, perpajakan hingga dividen untuk para pemegang saham. Maka, pada hal ini akuntansi bukan hanya dibutuhkan pihak internal saja, namun juga pihak eksternal.

Didalam menjalankan sebuah bisnis tentu saja selalu berkaitan dengan keuntungan, modal, kerugian atau biaya operasional yang mesti dihitung jumlah kongkritnya. Perhitungan inilah yang kemudian mengharuskan seorang pebisnis untuk memahami ilmu akuntansi untuk menunjang jalannya perhitungan bisnis yang dibutuhkan. Oleh sebab itu dalam uraian dan artikel ini akan membahas mengenai akuntansi sederhana dalam dunia bisnis khususnya bisnis skala kecil.

Peran Akuntansi Dalam Bisnis

Peran akuntansi bukan hanya memberikan berbagai informasi serta jawaban yang berkaitan dengan kegiatan keuangan suatu bisnis. Biasanya informasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh para manajerial dalam suatu perusahaan. Namun, akuntansi juga memberikan informasi kepada pihak eksternal yang bersangkutan. Yang mana informasi tersebut digunakan sebagai penilaian performa atau kinerja perusahaan selama menjalankan bisnisnya. Sebagai pemilik suatu sistem informasi, maka akuntansi memiliki peran yang sangat dibutuhkan untuk pihak internal maupun eksternal perusahaan.

Selain itu akuntansi berbasis sederhana ini sendiri sangat berguna untuk menjadi laporan bagi pihak eksternal terkait jika memang ada. Selain itu bisa menjadi pengontrol dan pengendali keuangan dalam jalannya usaha meski berskala kecil. Kemudian penggunaannya sendiri juga merambah pada kemampuannya untuk alat evaluasi keuangan bisnis juga penentu sumber daya dalam berbisnis.

Tujuan Akuntansi

Berikut adalah beberapa tujuan yang diterapkan dalam banyak bisnis:

1. Pencatatan yang Terperinci

Seperti yang kami sebutkan diatas bahwa akuntansi adalah bahasa bisnis, bahasa dari transaksi yang telah terjadi. Otak manusia tidak dapat menyimpan informasi tanpa akhir, dengan demikian, proses akuntansi bertanggung jawab untuk menyimpan catatan semua transaksi yang dilakukan dalam suatu perusahaan.

2. Laba rugi

Bisnis harus berbanding lurus dengan keuntungan. Ini semua tentang menghasilkan laba. Bagan akuntansi laba rugi menentukan apakah ada untung atau rugi yang dibuat dalam bisnis. Penghasilan dan pengeluaran menentukan untung dan rugi.

3. Utilitas Sumber Daya

Sumber daya adalah bagian yang sangat penting dari sebuah organisasi mana pun dan agar perusahaan berfungsi dengan lancar, sumber daya memainkan peran penting.

Dengan melakukan pencatatan, berarti sudah melakukan tanggung jawab untuk melaporkan kepada perusahaan tentang setiap  kegiatan keuangan beserta waktunya. Karenanya, menjadi mudah bagi manajemen untuk melihat laporan keuangan karena akuntan sudah mencatat perinciannya sebelum memasukkan atau membelanjakan uang.

Cara Melakukan Akuntansi Metode Sederhana dalam Bisnis Skala Kecil Anda

Kini sudah mengetahui bukan pengertian dan juga pentingnya kegunaan dari akuntansi itu sendiri didalam jalannya bisnis meski berskala kecil. Nah ini akan dibahas lebih dalam mengenai cara melakukan alokasi akuntansi untuk bisnis berskala kecil.

1. Membuat Catatan Besaran Modal

Cara melakukan penyusunan akuntansi sederhana yang pertama dalam bisnis skala kecil adalah membuat catatan besaran modal. Besaran modal yang dialokasikan dalam kegiatan bisnis misalnya dalam satu bulan wajib untuk dicatat dalam catatan khusus. Hal ini bertujuan untuk merekam jalannya modal tersebut akan didistribusikan dalam bidang apa saja.

2. Membuat Catatan Pemasukan Keuangan

Cara selanjutnya adalah dengan mempersiapkan sebuah catatan khusus mengenai pemasukan keuangan yang ada dalam jalannya bisnis. Untuk pencatatan ini wajib dibuat dalam buku yang berbeda. Pencatatan ini bertujuan untuk membuat strategi lanjutan untuk menjalankan bisnis kedepannya, apalagi mengingat ini masih bisnis skala kecil dan berkembang.

Baca juga :

Siapa Saja Pihak-Pihak Pemakai Informasi Akuntans di Dunia Bisnis

3. Menyusun Catatan Pengeluaran Keuangan Bisnis

Selain menyusun catatan pemasukan keuangan tentu saja wajib untuk mengalokasikan buku untuk catatan pengeluaran. Disini nantinya sebagai pebisnis bisa mendapatkan data sedetail mungkin mengenai keuangan digelontorkan untuk keperluan apa saja. Misalnya ada pengeluaran yang tidak sesuai, membengkak atau berlebih bisa dijadikan evaluasi.

4. Menyediakan Buku Kas Utama

Kemudian langkah akuntansi sederhana lainnya yang wajib diperhatikan adalah dengan menyediakan buku kas utama. Dimana dalam buku ini didalamnya berisi gabungan laporan keuangan baik pengeluaran dan pemasukannya sekaligus. Disini nantinya sebagai pebisnis skala kecil bisa menarik data kerugian atau keuntungan untuk nantinya menyusun strategi penanganan.

5. Menyediakan Pembukuan Stok Barang

Jangan lupa untuk melakukan pembukuan stok barang bagi yang masih berbisnis dalam skala kecil. Hal ini menjadi penting untuk meminimalisir kehilangan produk yang tidak terduga dan membuat adanya kerugian. Stok barang keluar dan masuk harus dihitung dengan sebaik-baiknya.

6. Menyusun Pembukuan Bagian Inventaris

Dengan menyusun pembukuan bagian inventaris tentu saja jalannya bisnis menjadi lebih terarah lagi. Dimana buku ini bisa memberikan catatan pengeluaran uang tak terduga seperti hibah, sumbangan hingga belanja perusahaan. Buku ini akan membantu pebisnis untuk membuat mutasi keuangannya.

Baca juga : 

Berikut Tips Dalam Memilih Software Akuntansi Untuk Bisnis UMKM

Contoh Penerapan Akuntansi Sederhana dalam Bisnis Skala Kecil Anda

Nah setelah mengetahui beberapa bahasan mengenai akuntansi dari pengertian, keuntungan hingga tata cara penerapannya. Maka kini adalah pembahasan mengenai contoh penerapannya dalam bisnis skala kecil.

1. Mencatat Arus Kas Masuk

Untuk contoh penerapan akuntansi secara sederhana dalam bisnis skala kecil pertama adalah nampak pada catatan arus kas masuk. Pada pencatatan ini pebisnis bisa memasukan keterangan nama pembeli, jumlah produk dibeli, nomor nota hingga total pembayaran. Pencatatan ini bisa dibuat dalam bentuk tabel rapi yang terarah untuk nantinya dijadikan laporan harian, mingguan atau bulanan.

2. Pembuatan Catatan Arus Pengeluaran

Kemudian selain menerapkan ilmu akuntansi dalam catatan arus kas masuk atau uang masuk maka bisa memasukan arus pengeluaran pula. Tabelnya bisa diisi dengan keterangan tanggal transaksi, nomor nota, besaran pengeluaran hingga debet dan kredit. Bagian ini bisa dijadikan informasi untuk membatasi pengeluaran yang ada atau menahan pengeluaran masih dalam taraf aman.

3. Membuat Pencatatan Kas Keluar Masuk Dana

Selain membuat dua jenis catatan diatas maka penerapan ilmu keuangan pada bisnis kecil adalah dengan adanya pencatatan kas keluar masuk dana.  Dimana untuk catatan ini berisi tanggal, keterangan pembayaran,pengeluaran,kegunaan dan sisa saldo yang dimiliki. Buatlah pencatatan ini setiap kali adanya kegiatan keluar dan masuknya dana agar pencatatan menjadi lebih tertata bagi bisnis skala kecil.

4. Membuat Laporan Laba Rugi Sederhana

Membuat laporan laba rugi sederhana juga merupakan contoh penerapan dalam keuangan bisnis skala kecil yang bisa dibuat. Dimana didalamnya berisi keterangan akun,pendapatan usaha, harga pokok penjualan, harga penjualan produk dan pembelian. Untuk nantinya ditarik total pendapatan dan harga pokok untuk menemukan jumlah laba kotornya.

5. Menerapkan Laporan Stok Barang

Untuk penerapan keilmuan bidang akuntan untuk bisnis skala kecil bisa untuk membuat sebuah laporan stok barang. Dengan membuat tabel berisi keterangan transaksi barang, kemudian keterangan atau deskripsi barang. Untuk selanjutnya bisa membuat kolom keterangan mutasi dan jumlah stok

Itulah diatas adalah uraian mengenai akuntansi dasar yang dalam penerapannya sangat membantu untuk perhitungan bisnis berskala kecil.

Di Dalamnya pun sudah diuraikan mengenai pengertian, pentingnya, cara dan contoh penerapan dan peran akuntansi dalam bisnis. Kini bagi yang akan menjalankan bisnis tentu bisa memiliki uraian diatas untuk mendapatkan gambaran perhitungan akuntansi secara sederhana.

Buat Pengelolaan Akuntansi Bisnis Lebih Mudah dengan Accurate Online

Bagi Anda pemilik usaha yang membutuhkan proses akuntansi atau pembukuan yang lebih cepat dan mudah, Anda bisa menggunakan software akuntansi yang memiliki fitur terlengkap dan mudah untuk dioperasikan sekalipun pengguna tidak mengerti ilmu akuntansi secara mendalam.

Baca Juga :

Pusing Hitung Biaya Operasional Usaha Accurate Online Solusinya !

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang sudah dipercaya oleh lebih dari 300 ribu pengguna dari berbagai jenis bisnis di Indonesia.

Pastikan Anda dapat memantau data keuangan usaha dimanapun dan kapanpun dengan Accurate Online dan rasakan fitur terbaik untuk proses pembukuan dan akuntansi pada usaha Anda seperti: pencatatan pemasukan dan pengeluaran, penghitungan aset, penghitungan dan pelaporan pajak, payroll, pembuatan faktur otomatis, multi gudang, multi cabang, dan masih banyak lagi.

Baca Juga :

Juni Beli Accurate Online Double Untung Diskon 600 Ribu

Tertarik menggunakan Accurate Online? Anda bisa mencoba menggunakannya secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini :

About the Author:

Rika

Leave A Comment