Leasing adalah pembiayaan peralatan atau barang modal suatu perusahaan yang akan digunakan untuk proses produksi baik secara langsung maupun tidak langsung. Maksud dari pembiayaan disini adalah jika anda membutuhkan barang modal untuk usaha atau produksi tertentu misalnya mobil dapat di sewa atau di beli secara kredit melalui leasing. Pihak leasing dapat membiayai keinginan anda sesuai perjanjian yang disepakati antara kedua pihak.

Leasing dapat diartikan juga sebagai kegiatan pembiayaan perusahaan dalam rangka penyediaan barang-barang modal yang dapat digunakan dalam jangka waktu tertentu. Pembayaran dilakukan secara berkala dan juga bisa menjadi hak milik perusahaan untuk memperpanjang waktu berdasrkan sisa uang yang ada dan telah melalui kesepakatan bersama.

Baca Juga : Siklus Akuntansi, Pengertian dan 3 Tahapan Siklus Akuntansi Yang Wajib Diketahui Pengusaha

Jadi leasing adalah suatu perjanjian antara pemilik leasing (lessor) dan nasabah (lesse), Pihak lessor yang menyediakan barang yang akan di gunakan oleh lesse sebagai modal. Kemudian imbalan untuk lessor berupa bayaran sewa oleh lesse dalam waktu tertentu.

Pada saat Anda membeli kendaraan seperti motor, mobil atau barang-barang yang cukup besar menggunakan cash atau kredit? Jika Anda membeli barang-barang tersebut menggunakan kredit, dana yang akan Anda bayarkan tersebut biasanya telah dikelola sedemikian rupa oleh perusahaan kredit atau yang sering dikenal dengan sebutan Leasing, agar konsumen-konsumen seperti Anda dapat melakukan pembayaran dengan mudah dan ringan.

Baca Juga : 11 Tipe Akun Yang Sering Ditemukan di Neraca Perusahaan

leasing

Jenis-jenis Leasing

  • Capital lease

Capital lease merupakan jenis leasing yang perusahaan leasingnya adalah lembaga keuangan. Leasing jenis ini, nasabah (lesse) yang membutuhkan barang atau modal menentukan sendiri kriteria dan spesidikasi barang yang di butuhkan. Sehingga lesse bebas menentukan barang apa yang ia inginkan.

Kemudian, lesse juga yang melakukan negoisasi langsung dengan supplier barang tentang harga dan syarat-syaratnya. Setelah selesai proses negoisasi antara lessse dan supplier maka lessor akan memberikan uang kepada supplier untuk membayar barang. Kemudian lesse akan membayar sejumlah uang modal kepada lessor sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakati.

Baca Juga : Pengertian dan Cara Membuat Laporan Perubahan Modal Pada Perusahaan UKM

  • Operating Lease

Jenis leasing ini yaitu pihak lessor membeli barang kemudian disewakan kepada lesse dalam jangka waktu tertentu. Lesse hanya membayar rental atau sewa barang saja. Harga barang dan biaya-biaya lainnya lessor yang membayar.

  • Sales type lease (Lease Penjualan)

Lease penjualan ini biasanya dilakukan oleh perusahaan industri yang menjual lease barang dari hasil produksinya. Biasanya penjualan lease ini memiliki dua macam pendapatan yang diakui, yaitu pendapatan penjualan barang dan pendapatan bunga atas pembelanjaan selama jangka waktu lease.

  • Leverage Lease

Lesing jenis ini dilibatkan pihak ketiga, atau biasa disebut dengan credit provider. Jadi lessor tidak membiayai objek leasing hingga sebesar 100% dari harga barang, melainkan hanya sekitar 20% – 40% saja. Sisa harga kemudian akan dibiayai oleh credit provider.

Baca Juga : Laporan Keuangan Apa Saja Yang Wajib Disiapkan Pengusaha UKM Menjelang Akhir Tahun?

  • Cross Border Lease

Leasing jenis ini biasanya dilakukan antar negara. Lessor dan lesse terletak tidak dalam satu negara, melainkan di dua negara yang berbeda. Biasanya barang yang di leasingkan dalam Cross Border Lease adalah barang yang memiliki nilai yang besar. Contohnya: pesawat terbang bentukan Boeing dan Airbus.

Keuntungan Leasing

Beberapa manfaat dan keuntungan menggunakan leasing adalah sebagai berikut:

1. Fleksibel

Perusahaan leasing sistemnya kontrak sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan kita. Kemudian besar pembayaran dan jangka waktu pembayaran dapat di sesuaikan dengan kondisi perusahaan kita. Kita dapat membuat kesepakatan sendiri dengan pihak leasing sesuai dengan kemampuan perusahaan kita.

2. Tidak diperlukan jaminan

Sesuatu yang menarik dari leasing ini adalah tidak meminta jaminan dari lesee. Namun kita dapat memiliki hak atas barang modal berdasarkan aktiva yang di lease. Pnedapatn dari aktiva itu snediri yang merupakan jaminan dari lease tesrsebut.

Baca Juga :  Bagaimana Pencatatan Dividen Dalam Akuntansi?

3. Cepat dalam pelayanan

Prosedur leasing sangat sederhana sehingga pelayanannya sangat cepat dan mudah sehingga mempermudah dalam pembiayaan. Lesse akan dengan mudah mendapatkan barang-barang yang di butuhkan untuk modal usaha.

4. Capital saving

Capital saving yaitu lessor membiayai 100% untuk barang atau modal yang kita butuhkan. Dengan adanya pembiayaan oleh lessor maka dapat menghemat modal bagi perusahaan lesse. Sehingga modal yang dimiliki oleh lesse dapat dihunakan untuk keperluan lainnya

5. Pembayaran angsuran diperlakukan sebagai biaya operasional

Ini yang menarik pembayaran angsuran dapat dimasukkan kedalam biaya operasional perusahaan. Pembanyaran lease dihitung dalam penentuan laba rugi perusahaan. Jadi perhitungannya dari pendapatan sebelum pajak, bukan dari laba yang terkena pajak.

Baca Juga : Bagaimana Mengakui Persediaan Sebagai Aktiva Tetap

6. Sebagai pelindung inflasi

Leasing juga dapat menghindari risiko penurunan nilai uang yang disebabkan oleh inflasi. Jadi lease sampai kapanpun akan membayar dengan satuan moneter yang lalu terhadap sisa kewajiban (hutang) nya.

Menggunakan leasing bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin melakukan pembelian sesuatu, jika hal tersebut tidak bisa Anda beli secara kontan dan barang itu sangat penting, misalnya untuk pembelian mesin produksi atau hal yang berhubungan dangan kegiatan usaha Anda.

Namun Anda juga harus mempertimbangkan pembayaran angsuran setiap bulan dan menjadikan hal tersebut sebagai pengeluaran rutin pada pembukuan bisnis Anda. Jangan sampai lupa membayar angsuran, karena biasanya akan dikenakan biaya bunga yang tentunya akan membebankan bisnis Anda.

Baca Juga : Cermati Fitur-Fitur Accounting Software Ini Saat Pilih Software Akuntansi Terbaik 

Untuk memudahkan dalam mengingat hal tersebut, Anda bisa menggunakan software akuntansi yang memiliki fitur pengingat atau transaksi favorit seperti Accurate Online. Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang akan memudahkan proses pembukuan Anda. Bisa digunakan kapanpun dan dimanapun.

Oleh karena itu Accurate Online adalah aplikasi pembukuan yang ringan bagi UMKM. Jadi harganya, sangat terjangkau untuk bisnis UMKM tidak sampai 2 juta loh!! Apalagi sekarang sedang ada diskon 25% atau 600 ribu. Jadi kamu hanya tinggal membayar 1,8 juta dari harga normal 2,4 juta loh! Jika  Kamu tertarik bisa langsung minta penawarannya dengan klik disini.

Baca Juga : Manual Book Accurate Online Lengkap dan Mudah Dipahami

Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online sacara gratis selama 30 hari melalui link ini.

coba gratis 30 hari accurate online

Ingin mengetahui info lainnya seputar bisnis & keuangan? Silahkan baca artikel pilihan kami dibawah ini :